Acemagic Retro X5 Mini PC secara resmi telah diperkenalkan sebagai solusi komputasi kompak yang menggabungkan estetika nostalgia dengan kekuatan pemrosesan modern yang sangat masif. Perangkat ini menarik perhatian publik bukan hanya karena tampilannya yang menyerupai konsol video game legendaris tahun 80-an, tetapi juga karena spesifikasi internal yang berada di kelas atas untuk ukuran desktop mini. Setelah sempat dipamerkan pada awal Februari 2026, kini perangkat tersebut telah resmi dipasarkan di wilayah China dan segera menyusul untuk pasar global melalui situs internasional resmi mereka.
Review Spesifikasi Acemagic Retro X5 Mini PC yang Powerful
Dibalik cangkang yang terlihat seperti Nintendo Entertainment System (NES), Acemagic Retro X5 Mini PC menyimpan komponen perangkat keras yang sangat mutakhir. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang merupakan bagian dari seri Strix Point terbaru. Chip ini dibangun dengan konfigurasi 12 core dan 24 threads, serta dilengkapi dengan L3 cache sebesar 24MB. Dengan kemampuan boost clock mencapai 5,1GHz, mini PC ini mampu menangani beban kerja berat mulai dari penyuntingan video hingga tugas multitasking yang intensif.
Baca Juga
Sektor grafis juga menjadi keunggulan utama dari produk ini. Penggunaan GPU terintegrasi AMD Radeon 890M yang berbasis arsitektur RDNA 3.5 memberikan lonjakan performa yang signifikan. GPU ini beroperasi pada kecepatan 2900MHz, yang secara teoritis memberikan performa setara dengan kartu grafis diskrit kelas entry-level seperti GeForce RTX 2050. Hal ini menjadikan perangkat ini sangat kompeten untuk menjalankan game modern pada pengaturan tertentu serta aplikasi kreatif yang membutuhkan akselerasi GPU tinggi.

Performa AI dan Kemampuan Pengolahan Data
Sebagai perangkat yang menyasar era kecerdasan buatan, Mini PC Ryzen AI 9 HX 370 ini menawarkan total performa AI gabungan hingga 80 TOPS (Trillion Operations Per Second). Angka ini didapatkan dari hasil sinergi antara CPU, GPU, dan NPU (Neural Processing Unit) yang terintegrasi di dalamnya. Spesifikasi Acemagic Retro X5 ini memastikan bahwa pengguna dapat menjalankan berbagai fitur AI secara lokal dengan sangat lancar, tanpa harus selalu bergantung pada pemrosesan berbasis cloud.
Untuk mendukung performa prosesor yang kencang, sistem ini mendukung pemasangan memori DDR5-5600 dual-channel dengan kapasitas maksimal hingga 128GB. Kapasitas RAM sebesar ini sangat jarang ditemukan pada mini PC standar, menjadikannya pilihan menarik bagi para profesional di bidang data science atau virtualisasi. Di sisi penyimpanan, tersedia dua slot M.2 PCIe 4.0 x4 yang memungkinkan pengguna memasang SSD hingga kapasitas total 4TB, memberikan ruang yang sangat lega untuk koleksi game maupun aset pekerjaan berukuran besar.

Sistem Pendingin dan Manajemen Termal
Menjaga suhu komponen berperforma tinggi dalam bodi yang ringkas adalah tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Acemagic menyematkan teknologi Fresh Air Cooling System 3.0. Sistem pendingin ini menggunakan pipa panas tembaga ganda, sirip tembaga yang luas, serta kipas sentrifugal berkecepatan tinggi. Kombinasi ini dirancang untuk memastikan sirkulasi udara tetap optimal sehingga suhu tetap stabil bahkan saat perangkat sedang digunakan untuk sesi gaming yang lama atau proses render yang membebani sistem secara maksimal.
Desain casing yang unik juga memberikan keuntungan pada aliran udara. Meskipun terlihat seperti konsol retro, penempatan ventilasi udara telah dipikirkan secara matang agar tidak mengganggu estetika namun tetap fungsional. Pengguna tidak perlu khawatir akan terjadinya thermal throttling yang dapat menurunkan performa saat sistem mencapai suhu kerja tertinggi.

Konektivitas Lengkap dan Dukungan Multi-Display
Meskipun ukurannya mungil, Acemagic Retro X5 Mini PC tidak pelit dalam hal konektivitas. Di bagian panel interface, terdapat satu port USB4 yang mendukung Power Delivery hingga 100W, satu port USB 3.2 Gen 2 Type-C, dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, serta dua port USB 3.2 Gen 1 Type-A. Keberadaan port USB4 ini sangat krusial karena memungkinkan pengguna untuk menghubungkan GPU eksternal (eGPU) jika membutuhkan performa grafis yang lebih ekstrem di masa depan.
Untuk urusan tampilan visual, perangkat ini menyediakan output HDMI 2.1 dan DisplayPort 2.0. Konfigurasi ini memungkinkan sistem untuk mendukung hingga empat monitor beresolusi 8K secara bersamaan, sebuah fitur yang sangat dicari oleh para trader atau video editor. Koneksi jaringan juga sangat mutakhir dengan adanya dual port Ethernet 2.5Gb, dukungan WiFi 7, serta Bluetooth 5.4 untuk koneksi nirkabel yang lebih stabil dan minim latensi. Sistem operasi yang disertakan adalah Windows 11 Pro, yang sudah siap digunakan untuk lingkungan profesional.
Estimasi Harga Acemagic Retro X5 dan Ketersediaan
Mengenai harga Acemagic Retro X5, di pasar China perangkat ini dibanderol mulai dari CNY 6.499. Jika dikonversikan ke mata uang lokal, harga tersebut berada di kisaran sekitar Rp14,5 jutaan hingga Rp15 jutaan tergantung pada kurs yang berlaku. Harga ini tergolong kompetitif mengingat spesifikasi yang ditawarkan setara dengan laptop gaming kelas atas namun dalam form factor yang jauh lebih fleksibel untuk meja kerja.
Hingga saat ini, pihak produsen belum memberikan tanggal pasti mengenai peluncuran resminya di pasar internasional termasuk Indonesia. Namun, melihat antusiasme terhadap produk mini PC dengan desain unik, kemungkinan besar perangkat ini akan menjadi buruan para kolektor sekaligus pengguna yang membutuhkan performa tinggi tanpa memakan banyak ruang di meja kerja. Acemagic Retro X5 Mini PC membuktikan bahwa teknologi masa depan bisa hadir dengan kemasan klasik yang menawan tanpa harus mengorbankan efisiensi kerja.









