Lenovo ThinkBook 14+ dan 16+ Pakai Ryzen AI 7 H 450: Layar Kencang, Baterai 99,9Wh, Port Lengkap

Lenovo memperbarui ThinkBook 14+ dan 16+ dengan prosesor Ryzen AI 7 H 450, menempatkan akselerator AI bawaan di inti pengalaman kerja harian. Varian 32GB RAM dan 1TB SSD dipasarkan di Tiongkok di kisaran 6.999 yuan, sekitar Rp 15,5 juta. Fokusnya jelas: performa CPU-GPU terintegrasi yang kencang, NPU hingga 50 TOPS untuk tugas AI lokal, layar cepat, baterai besar 99,9Wh, serta konektivitas modern termasuk Wi-Fi 7 dan USB4.

Inti Peningkatan: Ryzen AI 7 H 450 dan NPU 50 TOPS

Konfigurasi baru mengandalkan AMD Ryzen AI 7 H 450 dengan 8-core/16-thread dan boost hingga 5,1 GHz. Di dalamnya, NPU terintegrasi sanggup mencapai hingga 50 TOPS, dirancang untuk mempercepat komputasi AI secara lokal tanpa membebani CPU dan GPU. Untuk grafis, Lenovo memakai Radeon 860M berbasis arsitektur RDNA 3.5.

Bagi alur kerja modern, NPU membantu saat menjalankan fitur-fitur berbasis AI secara lokal, misalnya efek video meeting, pengenalan suara, atau pemrosesan gambar berbantuan AI. Manfaat praktisnya terasa pada efisiensi daya dan respons yang lebih stabil ketika multitasking intens.

  • Prosesor: AMD Ryzen AI 7 H 450 (8C/16T, hingga 5,1 GHz).
  • NPU: hingga 50 TOPS untuk komputasi AI on-device.
  • GPU: Radeon 860M (RDNA 3.5).
  • Daya performa: hingga 80W (ThinkBook 14+) dan 83W (ThinkBook 16+).

Konfigurasi memori dan penyimpanan dibuat matang untuk aplikasi profesional: 32GB LPDDR5X 8533MT/s dan SSD PCIe 4.0 1TB berbasis TLC. Keduanya juga menyediakan dua slot M.2 2280 dengan opsi ekspansi penyimpanan hingga 8TB untuk kebutuhan file besar seperti footage video, asset desain, atau dataset proyek.

Lenovo ThinkBook 14 Plus dan 16 Plus Ryzen AI 7 H 450 dengan layar 3K dan 3.2K (Photo: Lenovo; AMD)
Lenovo ThinkBook 14 Plus dan 16 Plus Ryzen AI 7 H 450 dengan layar 3K dan 3.2K (Photo: Lenovo; AMD)

Layar, Input, dan Audio: Fokus ke Kenyamanan Kerja

Kedua model menargetkan tampilan yang tajam, halus, dan akurat. Keduanya punya cakupan warna 100% DCI-P3 dan kecerahan hingga 500 nit, plus validasi Pantone dan Pantone SkinTone untuk konsistensi warna, serta sertifikasi TÜV low blue light untuk kenyamanan mata saat kerja panjang.

Port USB4, HDMI 2.1, RJ45, dan SD card pada ThinkBook untuk kreator (Photo: Lenovo; AMD)
Port USB4, HDMI 2.1, RJ45, dan SD card pada ThinkBook untuk kreator (Photo: Lenovo; AMD)

Perbedaan panel ThinkBook 14+ vs 16+

  • ThinkBook 14+: 14,5 inci, 3K (3072 x 1920), refresh rate 120Hz.
  • ThinkBook 16+: 16 inci, 3.2K (3200 x 2000), refresh rate 165Hz.

Pilihan 14,5 inci cocok untuk mobilitas yang sering, sementara 16 inci menawarkan area kerja lebih lega sekaligus refresh rate 165Hz untuk scrolling yang sangat halus. Varian 16+ juga menyertakan numpad, berguna untuk spreadsheet, akuntansi, dan input angka cepat.

Ruang input dan interaksi disiapkan untuk produktivitas: ForcePad haptic touchpad menghadirkan klik presisi dan gesture konsisten di seluruh permukaan. Keyboard dengan travel 1,5 mm menjaga kenyamanan mengetik, dipadukan tombol daya dengan sensor sidik jari untuk akses cepat. Kamera IR berpenutup fisik memberi kontrol privasi saat tidak digunakan.

Untuk audio, konfigurasi empat speaker dengan Dolby Atmos ditujukan agar panggilan konferensi terdengar jelas dan konten multimedia lebih imersif tanpa bantuan aksesori tambahan.

Baterai, Port, dan Ekspansi: Siap Mobile dan Siap Docking

Baterai 99,9Wh menjadi tulang punggung mobilitas. Charger GaN 140W disertakan, dengan klaim pengisian 60% dalam 30 menit saat perangkat dalam kondisi mati. Ini relevan untuk pola kerja dinamis, misalnya berpindah ruang meeting sambil mencuri waktu isi daya singkat di sela-sela.

  • USB4 x2 untuk kecepatan tinggi, docking, dan layar eksternal modern.
  • USB 3.2 Gen 1 x2 untuk periferal umum.
  • HDMI 2.1 FRL (48 Gbps) untuk output video ber-resolusi tinggi.
  • RJ45 Ethernet untuk jaringan kabel yang stabil di kantor.
  • SD card reader untuk workflow foto-video lapangan.
  • Audio jack 3,5 mm untuk headset kabel.
  • Dukungan Wi-Fi 7 untuk jaringan nirkabel generasi berikutnya.
  • Antarmuka TGX graphics dock untuk ekspansi eGPU eksternal.

Kelengkapan port ini mengurangi kebutuhan dongle saat presentasi, editing, atau koneksi jaringan perusahaan. Opsi TGX untuk eGPU memberi jalur upgrade grafis ketika pekerjaan menuntut akselerasi lebih berat, sementara dua slot M.2 membuat kapasitas penyimpanan bisa disesuaikan mengikuti pertumbuhan proyek.

Dari sisi rancang bangun, bodi all-metal membalut permukaan A, C, dan D dengan engsel yang dapat dibuka 180 derajat. Ini memudahkan berbagi layar saat diskusi meja dan menjaga tangguhnya sasis untuk penggunaan harian. Pilihan warna Starry White dan Moonlight Gray memberi opsi gaya yang tetap terlihat profesional. Keduanya juga mendukung MagicBay, ekosistem aksesori modular yang dirancang untuk menambah fungsi tanpa mengorbankan port yang sudah ada.

Siapa yang Paling Diuntungkan dari Paket Ini

ThinkBook 14+ dan 16+ yang diperbarui ini menyasar pekerja hybrid, kreator konten, dan profesional teknis yang butuh keseimbangan antara mobilitas, tampilan akurat, dan konektivitas terkini. Layar 3K-3.2K dengan refresh tinggi mempermudah review timeline video, peramban dengan banyak tab, hingga papan kanvas desain yang responsif.

Validasi Pantone dan SkinTone menambah kepercayaan saat mengejar konsistensi warna di lintas perangkat. Di sisi lain, NPU 50 TOPS membuka peluang mengandalkan fitur AI lokal saat offline, mengurangi ketergantungan pada layanan awan untuk tugas-tugas tertentu.

Bagi tim TI, kehadiran RJ45, HDMI 2.1, USB4, dan opsi eGPU lewat TGX menyederhanakan penyiapan ruang kerja dan skenario docking multi-layar. Sementara baterai 99,9Wh plus pengisian cepat 140W GaN memastikan perangkat tetap siap ketika ritme kerja berpindah lokasi berkali-kali dalam sehari.

Saat ini konfigurasi 32GB/1TB dipasarkan di Tiongkok di kisaran 6.999 yuan, sekitar Rp 15,5 juta. Untuk yang sedang menyusun rencana pembelian, kombinasi memori besar, penyimpanan kencang, layar akurat, dan konektivitas lengkap membuat paket ini menarik untuk dipertimbangkan sambil menilai kebutuhan antara bodi 14,5 inci yang ringkas atau 16 inci yang lebih lega.

Wakhid Nusa Bakti adalah penulis yang berkecimpung di bidang teknologi dengan fokus pada cloud, software bisnis, dan infrastruktur digital. Di Pusat Teknologi, ia membahas implementasi sistem dan perkembangan teknologi yang berdampak pada operasional dan transformasi digital.