Para profesional modern selalu menghadapi dilema yang sama: laptop ringan yang enak dibawa ke mana-mana biasanya berarti Anda harus merelakan performa. ASUS rupanya tidak mau terima dengan kompromi semacam itu.
ASUS ExpertBook Ultra datang dengan klaim yang bisa dibilang sombong: "The Flagship of the Industry. Period." Tapi setelah melihat apa yang ditawarkan, kepercayaan diri itu mulai terasa masuk akal. Laptop ini membawa kombinasi yang hampir mustahil: bobot di bawah 1 kilogram, performa CPU stabil 50W, dan layar OLED yang memukau.
Mari kita bedah enam pilar utama yang membuat laptop bisnis flagship ini layak disebut sebagai puncak dari lini Expert Series.
Desain dan Portabilitas

Sasis laptop ini dibuat dari paduan magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan. Material ini biasanya Anda temukan di industri pesawat terbang, bukan di laptop bisnis. ASUS kemudian melapisinya dengan Nano Ceramic Technology berkekerasan 9H, lima kali lebih tinggi dibanding standar industri pada umumnya.

Hasilnya? Bobot hanya 0,99 kg dengan durabilitas standar militer. Membawa laptop ini seharian dari satu ruang rapat ke ruang rapat lain tidak akan membuat bahu Anda pegal. Dan yang mengejutkan, di balik tubuh super ringan ini ASUS masih sanggup menyematkan baterai 70 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam.
Performa Tanpa Kompromi

Di sinilah ExpertBook Ultra benar-benar menunjukkan taringnya. Ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3 dan teknologi termal ASUS ExpertCool Pro, laptop ini mampu mempertahankan TDP CPU di angka 50W secara stabil tanpa throttling. Angka yang biasanya hanya Anda temukan di laptop gaming atau workstation yang jauh lebih berat.
Untuk grafis, Intel Arc B390 yang terintegrasi diklaim menawarkan performa lebih tinggi dari NVIDIA RTX4050 di 30W TGP. Yang lebih menarik, dalam mode Whisper, operasional laptop ini nyaris tak bersuara di bawah 20 dB. Jadi saat Anda butuh performa penuh, laptop ini mengeluarkan seluruh tenaganya. Saat tidak dibutuhkan, ia bekerja dalam senyap.
Kecepatan storage juga tidak main-main. Dengan RAM 9600 MT/s dan SSD PCIe Gen5 x4, kecepatan baca diklaim hingga 5 kali lebih cepat dan kecepatan tulis 1,6 kali lebih cepat dibanding SSD Gen4 x4. Angka kecepatan baca disebut mencapai 14.090 MB/s.
Layar dan Audio Imersif

ASUS membekali laptop ini dengan layar sentuh 3K Tandem OLED 14 inci yang 40% lebih hemat konsumsi daya. Meski lebih efisien, layar ini mampu mencapai 1.400 nits peak HDR brightness dengan Variable Refresh Rate 30-120 Hz. Kombinasi yang langka: hemat daya tapi tetap terang dan mulus.

Layar ini juga dilindungi kaca anti-glare low reflection dan Gorilla Glass Matte. Jadi Anda tetap bisa bekerja dengan nyaman di dekat jendela atau di luar ruangan tanpa pantulan yang mengganggu. Pengalaman visual ini dilengkapi sistem audio spasial Dolby Atmos dengan konfigurasi 6-speaker untuk pengalaman multimedia yang benar-benar imersif.
Keyboard, Touchpad, dan Port

ASUS tampaknya terobsesi dengan pengalaman input di laptop ini. Keyboard spill-resistant dengan key travel 1,5 mm memberikan kenyamanan mengetik yang solid. Tapi bintang utamanya adalah haptic touchpad yang sangat presisi dan intuitif. Feedback haptic-nya terasa natural sampai-sampai Anda mungkin tidak akan merasa perlu membawa mouse terpisah.


Untuk konektivitas, port I/O yang tersedia sangat komprehensif. Ada USB-C dan USB-A di tiap sisi laptop, plus HDMI 2.1 dan audio jack. Anda tidak perlu repot membawa dongle atau adapter tambahan saat presentasi ke proyektor atau menghubungkan ke monitor eksternal.
AI dan Keamanan Level Enterprise

ExpertBook Ultra mengintegrasikan suite MyExpert AI yang bebas biaya langganan. Di dalamnya ada AI ExpertMeet dan Knowledge Hub lokal yang berjalan langsung di perangkat. Ini menarik karena Anda tidak perlu mengandalkan koneksi cloud untuk fitur-fitur AI produktivitas.
Keamanan adalah fondasi absolut laptop ini. ASUS membangunnya sesuai standar NIST SP 800-193, lengkap dengan BIOS self-healing dan autentikasi biometrik ganda lewat sensor sidik jari serta IR facial recognition. Perlindungan ini sudah aktif bahkan sebelum sistem operasi sempat menyala, memberikan ketenangan bagi tim IT dan eksekutif yang menangani data sensitif.
Kelebihan ASUS ExpertBook Ultra

Kelebihan:
- Bobot hanya 0,99 kg dengan sasis magnesium-aluminium kelas kedirgantaraan
- Performa CPU stabil 50W TDP tanpa throttling
- Intel Arc B390 diklaim mengungguli NVIDIA RTX4050 di 30W TGP
- SSD PCIe Gen5 x4 dengan kecepatan baca hingga 14.090 MB/s
- Layar sentuh 3K Tandem OLED 14 inci, 1.400 nits, VRR 30-120 Hz
- Baterai 70 Wh dengan daya tahan hingga 26 jam
- Audio Dolby Atmos 6-speaker
- Haptic touchpad presisi dan keyboard spill-resistant
- Port lengkap: USB-C, USB-A di kedua sisi, HDMI 2.1, audio jack
- Keamanan standar NIST SP 800-193, BIOS self-healing, autentikasi biometrik ganda
- Suite AI MyExpert bebas biaya langganan
ASUS ExpertBook Ultra bukanlah laptop untuk semua orang. Ini adalah perangkat yang ditujukan untuk eksekutif level C, profesional dinamis dengan mobilitas tinggi, dan tim IT yang tidak bisa berkompromi soal keamanan data. Dengan kombinasi bobot 0,99 kg, performa CPU 50W tanpa throttling, layar Tandem OLED 1.400 nits, dan keamanan NIST SP 800-193, laptop ini memang berhasil melenyapkan konsep kompromi yang selama ini dilekatkan pada laptop ultra-portabel.

Kalau Anda adalah tipe profesional yang menolak perangkat keras menghambat potensi kerja, ExpertBook Ultra layak masuk dalam daftar prioritas. Klaim ASUS sebagai "The Flagship of the Industry" mungkin terdengar berani, tapi spesifikasi yang ditawarkan cukup untuk membuat klaim itu tidak terasa kosong.

