Vivo X300 FE Geekbench menampilkan jejak awal performa dengan dugaan Snapdragon 8 Gen 5, memetakan apa yang perlu diperhatikan pengguna menjelang rilis. Ponsel berlabel model V2537 ini muncul di basis data benchmark dengan rincian inti CPU, GPU, memori, hingga skor awal yang memberi konteks posisi perangkat di kelas flagship ringkas.
Vivo X300 FE Geekbench: ringkasan temuan
Berdasarkan entri Vivo X300 FE Geekbench, chipset yang terdeteksi mengusung delapan inti dengan konfigurasi enam core di 3,32 GHz dan dua core performa di 3,80 GHz, dipadukan GPU Adreno 829. Pola ini mengarah pada Snapdragon 8 Gen 5. Perangkat yang diuji membawa RAM 12 GB dan menjalankan Android 16, yang diharapkan berlapis OriginOS 6.
Baca Juga
Skor awal Geekbench 6.5 tercatat 2701 (single-core) dan 8180 (multi-core). Angka tersebut menegaskan fokus performa CPU generasi baru, meski optimasi final perangkat lunak masih berpotensi mengubah hasil saat rilis komersial.
Dari sisi regulasi, perangkat ini sudah melampaui beberapa sertifikasi seperti BIS, IMDA, Bluetooth SIG, dan TUV. IMDA mengonfirmasi dukungan NFC, sementara catatan TUV menunjukkan kemungkinan pengisian cepat kabel 90W. Setelah melewati tahapan ini dan terlihat di Geekbench, peluang peluncuran sedini bulan Maret kian terbuka.
Untuk konteks lini produk, generasi sebelumnya X200 FE hadir dengan Dimensity 9300 Plus. Pergeseran ke platform yang diduga Snapdragon 8 Gen 5 pada X300 FE berpotensi mengubah karakter performa, efisiensi daya, dan dukungan fitur AI di level sistem.

Prediksi spesifikasi dan posisi produk
Indikasi kuat menyebut X300 FE adalah rebranding dari model yang beredar di Tiongkok. Jika mengikuti paket perangkat tersebut, maka fitur berikut ini patut diantisipasi:
- Layar LTPO OLED datar 6,31 inci, resolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz untuk transisi halus.
- Kamera depan 50 MP, serta tiga kamera belakang: 50 MP dengan OIS, 8 MP, dan 50 MP periskop 3x untuk jangkauan optik yang lebih panjang.
- Baterai sekitar 6.500 mAh, isi ulang kabel 90W dan nirkabel 40W untuk fleksibilitas pengisian.
- RAM LPDDR5x dan penyimpanan UFS 4.1 untuk throughput baca-tulis tinggi.
- Pemindai sidik jari ultrasonik di layar untuk autentikasi cepat dan akurat.
Komposisi fitur tersebut selaras dengan perangkat berbasis Snapdragon 8 Gen 5 yang menargetkan performa tinggi dalam bodi yang tetap nyaman dipakai harian. Meski begitu, detail final versi global dapat berbeda tergantung pasar.

Dampak praktis bagi penggunaan harian
Skor single-core 2701 mengisyaratkan respons aplikasi berat yang cepat, seperti editing foto, pemrosesan dokumen kompleks, atau AI on-device. Skor multi-core 8180 relevan untuk multitasking dan proses paralel, termasuk kompilasi file besar atau rendering ringan.
Bila benar membawa telefoto periskop 3x, pengalaman memotret jarak menengah akan meningkat tanpa mengandalkan zoom digital. Ditambah OIS pada kamera utama, stabilitas video dan ketajaman foto dalam cahaya sulit semestinya lebih konsisten.
Kapasitas baterai yang besar dan dukungan 90W kabel berpotensi mengurangi downtime. Kombinasi layar LTPO 120 Hz dan efisiensi Snapdragon 8 Gen 5 juga penting untuk menjaga konsumsi daya saat pergantian refresh rate adaptif.

Siapa yang akan diuntungkan
- Pembuat konten mobile: kecepatan single-core tinggi, ISP kelas flagship, dan media storage UFS 4.1 mendukung alur kerja foto-video.
- Gamer kompetitif: GPU Adreno seri terbaru dan panel 120 Hz membuka peluang frame rate stabil, asalkan gim mendukung dan tuning perangkat lunak matang.
- Pengguna intensif harian: RAM 12 GB dan optimasi Android 16 plus OriginOS 6 diharapkan menjaga kelancaran jangka panjang.
Skor awal, bukan vonis akhir
Perlu digarisbawahi, data Vivo X300 FE Geekbench bersifat indikatif. Unit pra-rilis kerap menjalankan firmware non-final. Optimalisasi kernel, governor CPU, dan driver GPU dapat mendorong skor lebih tinggi atau justru menurunkan konsumsi daya saat perangkat resmi dipasarkan.
Hal yang sama berlaku untuk kamera. Pipeline pemrosesan citra biasanya memperoleh pembaruan beruntun menjelang rilis. Karena itu, hasil fotografi terbaik baru bisa dievaluasi dari unit ritel dan pembaruan perangkat lunak awal.
Checklist sebelum membeli
- Pastikan konfigurasi memori yang dijual resmi sesuai kebutuhan, minimal 12 GB RAM untuk menjaga performa multitasking.
- Cek ketersediaan fitur lokal seperti NFC, band jaringan, dan update OriginOS 6 di wilayah penjualan.
- Amati hasil uji baterai nyata, termasuk suhu saat pengisian 90W dan konsistensi performa di bawah beban.
- Periksa kualitas kamera telefoto 3x dalam kondisi temaram, titik lemah yang biasa muncul pada sensor kecil.
Timeline peluncuran dan strategi menunggu
Dengan sertifikasi yang sudah masuk dan penampakan di Geekbench, peluncuran sedini Maret masuk akal. Bagi yang menunggu Vivo X300 FE Geekbench berlanjut ke debut resmi, ada baiknya memantau pembaruan firmware hari pertama serta ketersediaan varian warna dan memori di pasar lokal.
Jika benar mengadopsi Snapdragon 8 Gen 5, gelombang awal pembaruan aplikasi yang memanfaatkan akselerasi AI on-device juga patut diperhatikan. Ini biasanya memengaruhi pengalaman kamera, transkripsi suara, hingga fitur keamanan adaptif.
Untuk referensi tambahan, lihat tautan ini di X:.
Ringkasnya, data Vivo X300 FE Geekbench memberikan gambaran awal yang solid tentang arah performa dan fitur. Konteks sertifikasi, dugaan paket kamera, serta kapasitas baterai memperkuat posisi perangkat ini sebagai kandidat kuat di segmen flagship yang ringkas. Detail final menunggu konfirmasi peluncuran, namun peta jalannya sudah cukup jelas untuk dijadikan acuan awal oleh calon pengguna.









