Mini PC Peladn HO5 Bawa Ryzen AI 9 HX 470 dan OCuLink

Mini PC Peladn HO5 Bawa Ryzen AI 9 HX 470 dan OCuLink

Anda merasa desktop konvensional terlalu memakan tempat, namun laptop terasa kurang bertenaga untuk beban kerja berat? Peladn baru saja memperbarui jajaran mini PC andalannya melalui model HO5 yang kini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 470 berbasis arsitektur Zen 5.

Mini PC ini menawarkan kombinasi performa tinggi dalam kemasan ringkas yang dirancang untuk mendukung produktivitas modern maupun kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan secara lokal.

Performa Zen 5 dan Kemampuan AI

Jantung dari perangkat ini adalah prosesor dengan 12 core dan 24 thread yang mampu menangani tugas berat dengan efisien. Keunggulan utamanya terletak pada integrasi Radeon 890M dengan 16 compute unit yang memberikan dorongan grafis signifikan untuk ukuran perangkat sekecil ini.

Dukungan AI hingga 80 TOPS memungkinkan pengguna menjalankan model bahasa besar atau aplikasi produktivitas secara lokal tanpa ketergantungan pada layanan cloud. Hal ini memberikan privasi lebih baik serta kecepatan akses data yang lebih responsif bagi para profesional kreatif maupun pekerja lepas.

Salah satu nilai jual paling menarik adalah kehadiran port OCuLink. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan GPU eksternal guna mendapatkan performa grafis setara PC desktop kelas atas saat dibutuhkan.

Sistem pendingin IceBlast 2.0 yang menyertakan tiga pipa panas tembaga dan kipas multi-blade memastikan suhu tetap terjaga meski perangkat bekerja keras. Berikut spesifikasi teknis utama yang ditawarkan:

  • Prosesor: AMD Ryzen AI 9 HX 470
  • Grafis: Terintegrasi Radeon 890M
  • Memori: 32GB DDR5 RAM
  • Penyimpanan: 1TB PCIe SSD dengan slot tambahan M.2 Gen4
  • Konektivitas: WiFi 7, Bluetooth 5.4, Dual 2.5GbE Ethernet, USB4

Harga dan Ketersediaan

Perangkat ini dijadwalkan meluncur secara global pada akhir Juni 2026. Untuk pasar internasional, Peladn membanderol mini PC ini dengan harga 20,5 juta Rupiah (1.299 Dolar AS).

Bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi namun enggan mengorbankan kekuatan komputasi, perangkat ini menjadi opsi menarik. Penggunaan port OCuLink menjadikannya sangat fleksibel bagi mereka yang sewaktu-waktu membutuhkan tenaga olah grafis tambahan untuk editing video atau rendering 3D, meskipun pengguna harus menyiapkan anggaran ekstra untuk membeli dock GPU eksternal secara terpisah.

Bagikan Artikel
Bagikan: