Sebagian besar dari kita terbiasa dengan mouse komputer berbentuk bulat atau melengkung yang menopang seluruh telapak tangan. Namun, seorang kreator bernama psudoku mendobrak pakem tersebut dengan menciptakan Kotinos, sebuah mouse nirkabel yang tampak seperti kerangka fosil tanpa cangkang luar sama sekali.
- Desain kerangka terbuka yang hanya menyentuh ujung jari pengguna untuk mengurangi kelelahan tangan.
- Menggunakan basis data OpenSCAD sehingga ukuran dan bentuknya bisa disesuaikan dengan dimensi tangan masing-masing.
- Memanfaatkan komponen internal dari mouse HSK Pro yang diletakkan secara terbuka di tengah struktur.
- Proyek sumber terbuka yang bisa dicetak sendiri menggunakan printer tiga dimensi oleh para penghobi.
Konsep Desain Radikal yang Menghilangkan Cangkang Mouse
Sejak pertama kali diciptakan, evolusi mouse komputer selalu berfokus pada penambahan fitur, mulai dari tombol ekstra, lampu hiasan, hingga sensor yang semakin sensitif. Meskipun demikian, bentuk dasarnya tetap sama, yaitu sebuah cangkang keras tempat telapak tangan bersandar. Kotinos hadir untuk menantang pakem tersebut dengan menawarkan struktur minimalis yang hanya menyisakan bagian paling penting.
Perangkat unik ini berbentuk seperti struktur penyangga tiga dimensi yang tumbuh dari alas datar. Setiap ujung cabang struktur memiliki bantalan kecil berbentuk pelana yang dirancang khusus untuk menopang ujung jari. Dengan pendekatan ini, telapak tangan pengguna melayang bebas di udara tanpa menyentuh permukaan apa pun, membalikkan cara kerja mouse konvensional yang menyebarkan tekanan ke seluruh telapak tangan.

Kustomisasi Penuh Lewat Teknologi Cetak Tiga Dimensi
Salah satu kelemahan terbesar mouse konvensional adalah ukuran yang dibuat rata-rata untuk semua orang. Kotinos mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan skrip OpenSCAD. Pengguna dapat mengubah parameter ukuran tangan dan geometri bantalan sebelum mencetaknya, sehingga menghasilkan perangkat yang benar-benar pas dengan anatomi tangan pribadi.
Bagi para penghobi yang ingin merakitnya sendiri, berikut adalah beberapa detail teknis dan kebutuhan komponen yang digunakan dalam proyek ini:
- Komponen Utama: Unit internal dari mouse nirkabel HSK Pro
- Metode Pembuatan: Cetak tiga dimensi menggunakan material resin atau filamen plastik
- Perangkat Lunak: OpenSCAD untuk kustomisasi ukuran struktur
- Fitur Tambahan: Penggunaan selotip kain pada titik kontak untuk meningkatkan kenyamanan sentuhan
Struktur terbuka ini memperlihatkan seluruh komponen elektronik di dalamnya, seperti papan sirkuit berwarna ungu, roda gulir berwarna hijau toska, serta kabel merah yang melintang di antara penyangga. Penampilan tanpa penutup ini memberikan estetika fungsional yang jujur dan sangat berbeda dari perangkat komersial yang beredar saat ini.

Kenyamanan Penggunaan dan Kompromi Teknis yang Harus Dihadapi
Dengan mengandalkan desain kerangka terbuka ini, Kotinos membutuhkan waktu penyesuaian yang cukup lama bagi pengguna baru. Karena hanya ujung jari yang menyentuh perangkat, seluruh beban kendali bertumpu pada area yang sangat sempit. Penggunaan selotip kain pada bantalan pelana sangat disarankan untuk memberikan tekstur yang lebih lembut dan mencegah jari terasa dingin saat bersentuhan langsung dengan plastik cetakan.
Perangkat ini ditujukan bagi para pengguna yang sering mengalami ketegangan otot akibat penggunaan mouse konvensional dalam durasi lama. Namun, bagi pengguna yang terbiasa mengistirahatkan seluruh telapak tangan pada mouse, model melayang seperti ini mungkin akan terasa melelahkan pada beberapa hari pertama penggunaan sebelum otot tangan terbiasa.

Peta Persaingan dan Aksesibilitas Proyek Mandiri
Di tengah maraknya mouse ergonomis dari pabrikan besar yang dijual dengan harga tinggi, Kotinos menawarkan alternatif yang sangat terjangkau bagi mereka yang memiliki akses ke printer tiga dimensi. Pengguna tidak perlu membeli perangkat mahal yang belum tentu cocok dengan ukuran tangan mereka, melainkan cukup memanfaatkan suku cadang dari mouse HSK Pro yang sudah ada untuk dirakit ke dalam kerangka baru ini.
Proyek ini membuktikan bahwa inovasi perangkat keras tidak selalu harus datang dari laboratorium perusahaan besar. Melalui pembagian berkas secara gratis di platform repositori daring, siapa saja kini dapat menciptakan solusi ergonomis yang dipersonalisasi di rumah masing-masing.
Referensi: psudoku


